Select Page

Pertanyaan ini sering muncul, terutama ketika organisasi berusaha menunjukkan komitmennya terhadap praktik bisnis yang etis dan transparan. ISO 37001 merupakan standar internasional untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), dengan biaya sertifikasi mulai dari Rp 20 Juta.

Namun, jumlah tersebut dapat bervariasi tergantung pada sejumlah faktor.

Secara umum, pemahaman tentang elemen-elemen biaya serta cara perhitungannya akan membantu Anda dalam merencanakan anggaran lebih efektif. Dalam panduan ini, kita akan membahas secara mendalam tentang cara menghitung biaya sertifikasi ISO 37001, komponen utama yang mempengaruhi harga, serta tips untuk menghemat tanpa mengorbankan kualitas. Mari kita mulai!

Komponen Utama Biaya ISO 37001 yang Harus Anda Ketahui

Memahami struktur biaya sertifikasi ISO 37001 sangat penting untuk menyusun anggaran yang realistis. Menurut berbagai sumber, terdapat beberapa komponen utama yang perlu diperhatikan.

Biaya Lembaga Sertifikasi mencakup audit awal dan penerbitan sertifikat. Untuk akreditasi KAN-IAF, biayanya mencapai Rp 22.000.000, sedangkan akreditasi Inter-IAF berkisar Rp 9.000.000. Ini belum termasuk dokumen penerapan dan kunjungan audit.

Biaya Konsultasi bervariasi tergantung pada ruang lingkup pekerjaan. Estimasi biaya konsultan dimulai dari Rp 4.000.000 per peserta, dengan tambahan sekitar Rp 10.000.000 untuk pembuatan dokumen penerapan dan pendampingan audit. Konsultan berperan dalam melakukan analisis kesenjangan, penyusunan dokumen, hingga pelaksanaan audit internal.

Biaya Pelatihan mencakup training awareness, internal auditor, dan lead auditor. Komponen ini krusial untuk meningkatkan pemahaman tim mengenai standar ISO 37001.

Biaya Audit Surveillance dikeluarkan secara berkala setiap enam hingga dua belas bulan sekali dan biasanya sekitar 50%-60% dari total biaya sertifikasi awal; sementara itu, biaya resertifikasi mencapai sekitar 80% dari biaya awal.

Faktor lain yang mempengaruhi total biaya sertifikasi ISO 37001 adalah ukuran perusahaan, kompleksitas sistem manajemen yang diterapkan, serta ketersediaan sistem manajemen bersertifikat sebelumnya.

Metode Perhitungan Biaya Sertifikasi ISO 37001

Lembaga sertifikasi menghitung biaya ISO 37001 berdasarkan sistem man-day atau hari kerja auditor. Durasi audit ditentukan oleh beberapa variabel penting seperti jumlah karyawan, lokasi operasional, kompleksitas proses bisnis serta sektor industri tempat organisasi beroperasi.

Sebagai contoh, perusahaan konstruksi dengan proyek di berbagai wilayah memerlukan durasi audit yang lebih lama dibandingkan perusahaan jasa lokal dengan operasional terpusat. International Accreditation Forum (IAF) menyediakan panduan wajib mengenai durasi audit sertifikasi di www.iaf.nu melalui dokumen berjudul IAF MD 5:2013.

Berdasarkan jumlah karyawan, estimasi biaya sertifikasi ISO 37001 adalah sebagai berikut: perusahaan dengan satu hingga sepuluh karyawan membutuhkan antara Rp 25 juta hingga Rp 35 juta; untuk sebelas hingga lima puluh karyawan berkisar antara Rp 35 juta hingga Rp 45 juta; sedangkan perusahaan dengan lima puluh satu hingga seratus karyawan memerlukan antara Rp 45 juta sampai Rp 50 juta.

Untuk usaha kecil-menengah di bawah seratus karyawan dan satu lokasi operasi total investasi termasuk persiapan dan konsultasi dapat mencapai antara Rp 80 juta hingga Rp250 juta selama tiga tahun pertama; sedangkan perusahaan besar dengan struktur kompleks mungkin memerlukan anggaran mulai dari Rp300 juta hingga lebih dari Rp800 juta.

Tips Menghemat Biaya Sertifikasi ISO 37001 Tanpa Mengurangi Kualitas

Mengurangi pengeluaran pada sertifikasi ISO 37001 tidak berarti menurunkan kualitas; sebaliknya hal ini berkaitan dengan efisiensi penggunaan sumber daya. Berikut beberapa strategi yang bisa diterapkan:

  1. Maksimalkan Tim Internal: Memanfaatkan tim internal yang kompeten bisa jadi langkah pertama yang efektif dalam mengurangi ketergantungan pada konsultan eksternal. Siapkan dokumen dan prosedur secara mandiri agar waktu pendampingan konsultan menjadi lebih singkat.
  2. Definisikan Ruang Lingkup Jelas: Fokuslah pada area-area paling berisiko terlebih dahulu sebelum memperluas penerapan ke seluruh organisasi di masa depan.
  3. Integrasikan Dengan Standar Lain: Menggabungkan standar lainnya seperti ISO9001 atau ISO14001 dapat memberikan efisiensi operasional signifikan serta menghindari duplikasi upaya pengembangan sistem manajemen karena struktur High-Level Structure (HLS) milik ISO37001 mendukung integrasi ini.
  4. Bandingkan Penawaran: Dapatkan beberapa penawaran dari lembaga sertifikasi dan konsultan untuk membandingkan harga serta layanan sehingga Anda mendapatkan penawaran terbaik bagi kebutuhan organisasi Anda.
  5. Persiapkan Sebelum Audit Eksternal: Persiapan matang sebelum audit eksternal akan membantu mencegah kemungkinan pengeluaran tambahan akibat perbaikan besar-besaran setelah evaluasi berlangsung.

Kesimpulan

Sekarang Anda telah memahami cara menghitung biaya sertifikasi ISO 37001 secara lengkap; biayanya berkisar antara Rp20 juta hingga ratusan juta tergantung skala perusahaan Anda masing-masing . Gunakan metode man-day sebagai acuan perhitungan , bandingkan tawaran lembaga guna menemukan opsi terbaik , serta optimalkan penggunaan tim internal demi efisiensi anggaran . Persiapan matang adalah faktor utama dalam memperoleh sertifikat tanpa penambahan beban finansial . Mulailah rencana anggaran Anda sekarang juga demi merealisasikan komitmen anti penyuapan dalam organisasi!

error: Content is protected !!